DD & ADD


Program Proyek DD dan ADD

Adalah Program/Proyek pemerintah yang digelontorkan untuk pembangunan phisik atau Infrastruktur di Desa/Kelurahan yang bersumber dari APBN. Besarnya Dana Desa untuk masing-masing Desa/Kelurahan ditentukan oleh beberapa faktor, diantaranya Luas Wilayah, Kesulitan Geografis, Angka Kemiskinan, dan Jumlah Penduduk. Yang perlu diingat bahwa Penerimaan Dana Desa/Kelurahan dihitung berdasarkan aturan yang telah ditentukan dalam Perundang-undangan yang berlaku, sehingga nominal penerimaan masing-masing desa/kekurahan berbeda-beda.

PENCAIRAN DANA DESA dibagi dalam dua termin, yaitu Pencairan Tahap SATU dan Pencairan Tahap DUA. Prosedur Pencairan yaitu dengan menggelontorkan Langsung ke Rekening Desa/Kelurahan, dimana khusus Pencairan Tahap Berikutnya atau Tahap Dua permohonan pencairan harus disertai Bukti berupa Lampiran Administrasi Laporan Dana Desa Untuk Tahap Sebelumnya atau Tahap Satu sesuai jadwal yang sudah ditentukan, sedangkan untuk Pencairan Tahap Awal atau Tahap Satu terlebih dulu menyusun APBDes sebagai syarat untuk pencairan dana dimaksud yang pada prakteknya masih banyak Desa/Kelurahan yang belum siap membuat APBDes ini, tentu harus ditopang PENDAMPINGAN dari Tingkat yang lebih tinggi seperti dari Petugas Kecamatan dalam hal ini Kasi PMD untuk membimbing SDM yang ada di Desa/Kelurahan terutama Urusan Keuangan dan Sekretaris Desa/Kelurahannya biar mampu merangkai angka-angka yang ideal dalam mengelola DD dan ADD ini agar tepat sasaran.

PASKA PENCAIRAN harus segera disusun RAB (Rancangan Anggaran Belanja) dan didukung berkas-berkas lain seperti Gambar Teknis Proyek yang akan digarap, Susunan Kepanitiaan atau Tim Pelaksana Proyek Infrastruktur yang akan menjadi peran masing-masing dalam tugas, seperti siapa yang menjadi Penanggungjawab, Sekretaris, Bendahara dan Anggota.

Mari Kita sukseskan Pembangunan Desa, agar infrastruktur kita di desa/kelurahan bisa berjalan dengan baik dan lancar , ….

img 20170812 105429