Finger Print Diberlakukan Serentak Awal 2018 Tanpa Terkecuali


Mulai 2018 semua lembaga, satuan pendidikan dan skpd menggunakan finger Print. Absensi Online, baik saat masuk kantor dan pulang ke kantor. Seperti apa bentuknya, lihat sendiri.

Foto Bahrul Ulum.
Foto Bahrul Ulum.
Foto Bahrul Ulum.
Foto Bahrul Ulum.
Foto Bahrul Ulum.
+2
SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Komentari

Komentar
Herwanto Niaga
Herwanto Niaga Dikota Tegal sudah diterapkan tahun 2017

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

· Balas · 28 Desember 2017 pukul 20:38

Hapus

Daryono Nono
Daryono Nono 2015 jg sdh mas

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

· Balas · 28 Desember 2017 pukul 20:42

Hapus

Syukron Ali-Jazimi Al-Barbassyi
Syukron Ali-Jazimi Al-Barbassyi Smk nurul islam awit 2005

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

· Balas · 28 Desember 2017 pukul 20:39

Hapus

Ifa Hanifa
Ifa Hanifa Aq sdh dr 2013 heeee

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

· Balas · 28 Desember 2017 pukul 20:40

Hapus

Muhtadi Rizal Sutopo
Muhtadi Rizal Sutopo Di Kementerian Agama, baik kantor maupun Madrasah sudah pakai Finger print sudah lama. Guru guru Madrasah absen sudah pakai alat itu sejak tahun 2013

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

· Balas ·

1

· 28 Desember 2017 pukul 20:40

Hapus

Daryono Nono
Daryono Nono Tukang pinjer print tambah laris ….

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

· Balas · 28 Desember 2017 pukul 20:40

Hapus

Bahrul Ulum
Bahrul UlumPengurus Grup iya semoga semakin jos. sehingga SPPD dengan absensi ikut terdokumentasi.

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

· Balas · 28 Desember 2017 pukul 20:42

Hapus

Muhtadi Rizal Sutopo
Muhtadi Rizal Sutopo Telat pak haji, Kemenag sudah pakai fingert print online dengan absensi mendeteksi wajah

Hapus

Bahrul Ulum
Bahrul UlumPengurus Grup wow keren habis… selain wajah, jempol, terus apa maning…

Hapus

Muhtadi Rizal Sutopo
Muhtadi Rizal Sutopo Kalau di Madrasahnya pakai Jempol

Hapus

Daryono Nono
Daryono Nono Tergantung operatornya p haji pake kartu bisa pake angka bisa.

Hapus

Ifa Hanifa
Ifa Hanifa Untuk pemda Brebes yg saya dgr dr sebelum tegadfl yg 2017 berlaku itu…..kab. Brebes lebih dulu.

Hapus

Daryono Nono
Daryono Nono Di alat yg tadi itu. Ada yg speknya paku jempol/jari ada yg pake wajah/iris.
Baik yg jmpol maupun yg iris bisa pake angka atau kartu (biasanya di kasih dr toko 5 – 7 buah) kalo mo nambah bayar lagi.
Selamat mencoba …

Hapus

Ateng Soedibjo
Ateng Soedibjo Mantep lah

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

· Balas · 28 Desember 2017 pukul 21:03

Hapus

Bundanya Faarhanoy
Bundanya FaarhanoyPengurus Grup Di BPS RI sejak 1998, menyusul kemudian di BPS Propinsi maupun BPS Kabupaten sejak 2010.

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

· Balas ·

1

· 28 Desember 2017 pukul 21:05

Hapus

Fafa Faruq
Fafa Faruq Gampang… Diakali makai pakai sidik jari sama detksi wajah….
Hahhahaha

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

· Balas · 28 Desember 2017 pukul 23:07 · Telah disunting

Hapus

2 Balasan
Wan Kurnia
Wan Kurnia Fingerprint mudah dibajak kaya absensi manual.gampang ini maaahhhhhhhhh😆😆😆😆😆

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

· Balas ·

1

· 28 Desember 2017 pukul 21:13

Hapus

Mar Dianah
Mar Dianah Hebat ….

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

· Balas · 28 Desember 2017 pukul 21:35

Hapus

Mas Roni
Mas Roni Nyong awit 2008 nang rs swasta wis nganggo absen kayakue.. Malah pake retina.. Hhh.. Telat 5 menit denda limangewu… Kelingan bae nyong.. Hihihi…

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

· Balas · 28 Desember 2017 pukul 22:02

Hapus

Eko Setyawan
Eko Setyawan Semoga bisa lebih meningkatkan kinerja dan hasil kerja bukan hanya latah latahan saja

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

· Balas ·

1

· 28 Desember 2017 pukul 22:53

Hapus

Bahrul Ulum
Bahrul UlumPengurus Grup Berarti alat tsb ana errore

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

· Balas · 28 Desember 2017 pukul 22:57

Hapus

Fafa Faruq
Fafa Faruq Intinya… kurang perfect… dan bisa di “akali”

Kmbli ke manusia nya… wis ngunu.. tok..

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

· Balas ·

1

· 28 Desember 2017 pukul 23:09

Hapus

Ateng Soedibjo
Ateng Soedibjo Ya arane be gawean e menungsa..

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

· Balas ·

1

· 28 Desember 2017 pukul 23:11

Hapus

Juari Yah
Juari Yah Betul dsh lama berjln ttp ada 2 sisi mnurutku.. satu sisi untuk membuat disiplin disisinlain apa bila adaa klrg trdekat suami,istri/ anak, sedang slh satu pasangan sdang bekerja di intansi u/ izin sangat sulit… gmn solusi trbaik?

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

· Balas ·

1

· 28 Desember 2017 pukul 23:18

Hapus

Sembunyikan 14 Balasan
Bundanya Faarhanoy
Bundanya FaarhanoyPengurus Grup Pake surat ijin, bu, nanti kan operatornya yg memutuskan berdasarkan surat ijin njenengan itu, di tanggal berapa njenengan tidak masuk karena ijin.

Hapus

Bundanya Faarhanoy
Bundanya FaarhanoyPengurus Grup Operator mesin handkey, ketika ada tanggal2 yg tidak ada “sidik” kita terekam, maka akan diputuskan di tanggal2 tsb pegawai yg tdk absensi itu kenapa berdasar surat keterangan/surat ijin/surat perjalanan dinas luar kota.

Hapus

Juari Yah
Juari Yah Mksh saranya Bundanya Faarhanoy… jujur ini sdang kami alami, suami.kepala desa sdang sakit di rawat di jogja sdang kami pgy brebes, aku pendidik di intansi naungan depag… itu menurutku berat banget bun…

Hapus

Bundanya Faarhanoy
Bundanya FaarhanoyPengurus Grup Njenengan ambil cuti, mba, bisa ambil cuti kepentingan mendesak 18 hari, namun itu tetep berpulang pada kebijakan pimpinan diatasnya lagi utk menentukan.
Jika surat cuti sudah keluar ijin cutinya, maka operator akan memutuskan di tanggal berapa sd tanggal berapa njenengan cuti tsb diberikan.

Hapus

Bundanya Faarhanoy
Bundanya FaarhanoyPengurus Grup Kadang pimpinan juga mungkin tidak memberikan ijin cuti pada seorang pegawai, dikarenakan tugas fungsi pegawai tsb yg tidak bisa ditinggalkan.
Bisa jadi pimpinan hanya memberikan ijin saja 2 hari, yg bisa diperpanjang utk2 hari lagi kedepan, tergantung kebijakan atasan.

Hapus

Bundanya Faarhanoy
Bundanya FaarhanoyPengurus Grup Dulu waktu masih staf di Kendari, Sultra, karena ayahanda waktu itu sakit stroke di Jawa, saya sempet ambil cuti yg 18 hari itu, mba, dgn pertimbangan kalo pulang jauh memakan waktu lama, belum ngitung waktu ngladeni ayahanda yg sedang sakit, belum ngitung waktu berkangen2 dgn ortu di Jawa.
Saya berani menyampaikan pertimbangan2 tsb pada pimpinan, sehingga akhirnya pimpinan memberikan ijin cuti kepada saya, mba.

Hapus

Bundanya Faarhanoy
Bundanya FaarhanoyPengurus Grup Ohya, mba Juari Yah PNS pendidik di Depag?
Menurut saya justru itu malah mudah utk diputuskan, karena ada faktor resiko yg bisa dikenakan pd ybs agar tidak timbul “iri” oleh pegawai lain.

Hapus

Bundanya Faarhanoy
Bundanya FaarhanoyPengurus Grup Contoh seperti di kantor saya, ada kinerja yg bisa dipotong ketika kita ambil cuti atau surat ijin keperluan pribadi tadi itu, mba.
Jadi tidak akan menimbulkan prasangka atau iri.

Hapus

Bundanya Faarhanoy
Bundanya FaarhanoyPengurus Grup Dan, porsi pekerjaan kita jika dialihkan pada pegawai lain, maka kinerja bisa ditambahkan ke pegawai lain tsb guna keperluan sertifikasi.

Hapus

Bundanya Faarhanoy
Bundanya FaarhanoyPengurus Grup Dan njenengan, mba Juari Yah, karena faktor cuti atau ijin keperluan pribadi, walaupun sudah seijin atasan, harus menerima resiko sertifikasi dipotong.

Hapus

Juari Yah
Juari Yah Alhamdulillah ni lg libur sklh bun..Alloh maha adil.

Hapus

Bundanya Faarhanoy
Bundanya FaarhanoyPengurus Grup Alhamdulillaah.. 🙂
Syafakillaah buat suami njenengan ya, mba Juari Yah, semoga segera diangkat penyakitnya yg tidak kembali lagi sakitnya.

Hapus

Juari Yah
Juari Yah Aamiin yaa robbal aalaamiin, Mksh bun…

Hapus

Juari Yah
Juari Yah Sedang sakit, di rus sedang orang yg hrs nya mendampingi sibuk dgn pekerjaan,… itu sisi kedua…

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

· Balas · 28 Desember 2017 pukul 23:20

Hapus

Fasrul Anam
Fasrul Anam kue alat ws ketinggalan lws sing model anyar or perlu di tempel na jarine ke kaca lensa cukup banyangane 5 cm langsung activ

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

· Balas · 28 Desember 2017 pukul 23:32

Hapus

Muhammad Shahid Atthar
Muhammad Shahid Atthar Model yakiye lawas ora…

Foto Muhammad Shahid Atthar.
SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

· Balas · 29 Desember 2017 pukul 0:01

Hapus

Kamad Mahmud
Kamad Mahmud Cepet rusak, suka sensitif alate. Angger jempole kotor suka ora kebaca.

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

· Balas · 29 Desember 2017 pukul 1:34

Hapus

Gion Klabang
Gion Klabang Postif Negati kembali ke SDM e mas kaji

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

· Balas · 29 Desember 2017 pukul 3:47

Hapus

Yuka Amelia
Yuka Amelia Tempatku uda berkibar dari dl.. bahkan skg ada absen wajah seperti video

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

· Balas · 29 Desember 2017 pukul 6:37

Hapus

Zainuddien Ma'muri
Zainuddien Ma’muri Bisa diakali kaaa ?
Sing ngajari sopo hayuh, jujur ! 🍟👄

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

· Balas · 29 Desember 2017 pukul 8:34

Hapus

Edy Riyanto
Edy Riyanto Nei pa tku kue? Ari tku ya anjoge dagang. Byare go dwite sapa?

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

· Balas · 29 Desember 2017 pukul 8:37

Hapus

Ari Setiawan
Ari Setiawan Bagus biar gak pulang pergi seenaknya

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

· Balas · 29 Desember 2017 pukul 9:14

Hapus

Markeso Suriptok
Markeso Suriptok CCTV PRINT ABSENSI DENGAN AKURASI TINGGI — absensi yang sekarang ada dengan SISTEM FINGER PRINT kurang Objektif dalam MENILAI SESEORANG dalam hal kehadiran, soale apa? , karena Finger Print, cuma dinilai SEKILAS INFO, asal wis tercatat di data base kehadiran pagi belum tentu setelah hadir duduk manis dan bekerja tapi pergi entah kemana, kemudian sorene teka hanya cuma andon finger print, terus tuntaslah kita bahwa hari itu misi kita selesai bahwa hari itu kita telah bekerja, ..
Jelas PP no 53 th 2010 akeh kekurangane, yaitu dimanfaatkan oknum untuk bolos di tengah2 jam kerja, tentu ini menjadi perhatian pemangku aturan, kalau memang itu dianggap tidak masalah ya monggo berarti dianggap aturan finger print yang seperti itu tidak masalah, walopun setiap aturan memang ana kelebihane juga ana kekurangane, tapi menurut kami banyak kekurangannya, …
Mungkin bisa menjadi acuan dimasa depan, sebagai alternatif aturan absensi yang punya AKURASI TINGGI, yaitu dengan SISTEM CCTV PRINT, artine bahwa Absensi ini ditaruh dipintu kantor, atau mungkin diruangan kantor dimana SUDUT KAMERA DIBUAT SEDEMIKUAN RUPA AGAR SESEORANG YANG ADA DI MEJA PER MEJA TERPANTAU, maka dengan begitu dengan menggunakan Teknologi Pengenalan Wajah maka seseorang tidak luput terekam kamera dari DIA DATANG KEMUDIAN DUDUK SAMPAI WAKTUNYA PULANG, nah ini baru Absensi sing dijamin ora bisa di apusi, wong rekamane ana tur komplit dari DATANG sampai PULANG kerja, PRIMEN LUR, MASUK AKAL BELIH IDE DARI KAMI INI, MONGGO YANG MAU MEMBERI KOMENTAR ANDA , … !!??

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

· Balas ·

1

· 29 Desember 2017 pukul 10:14

Kelola

Daryono Nono
Daryono Nono “Tutup Gendang” esuk absen garo sore absen, tengahe bolong.

Hapus

Suba Kauman
Suba Kauman Teka maring BKPSDMD, trus Takon mekanisme paska kebijakan finger print dadine Ente paham owh….

Hapus

Adi
Adi paling ya cuma berjalan bbrp bulan….habis itu balik seperti sebelumnya….namanya juga anget2 tai ayam….
Tergantung etos kerja pribadinya masing2

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

· Balas · 29 Desember 2017 pukul 10:24

Hapus

Daryono Nono
Daryono Nono Ora is mas ….
Fingger print kan proyek mas ….
5 jt x sjumlah skpd kan duite akeh. Apa maning angger operatore rung pinter membaca spek fingger print, ana rusak lah eror lah, rung sa taun ganti. Kan proyek maning mas.

Hapus

Persada Agung
Persada Agung Telat ketinggalan jauh sama perusahaan swasta sing kerjane rajin2.

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

· Balas ·

1

· 29 Desember 2017 pukul 10:41

Hapus

Tapsir Cipto
Tapsir Cipto Masuk tepat, pulang tepat, tp siang ngluyur.

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

· Balas · 29 Desember 2017 pukul 10:51

Hapus

Zainuddien Ma'muri
Zainuddien Ma’muri Ngaku kweh ya 👄👄👄

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

· Balas ·

1

· 29 Desember 2017 pukul 11:45

Hapus

Nurul Aeny
Nurul Aeny Lbh bagus dan lbh mantap

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

· Balas · 29 Desember 2017 pukul 12:13

Hapus

Riski Rina Susanti
SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

· Balas · 29 Desember 2017 pukul 21:56

Hapus

Uchie Suciati
SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

· Balas · 29 Desember 2017 pukul 22:04

Hapus

Habib Maulana
SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

· Balas · 30 Desember 2017 pukul 0:26

Hapus

Riski Rina Susanti
Riski Rina Susanti Asline percuma juga ana ky kue, sebab ana pengawet sg teka esuk mung pan cap jempol trus mbuh mrg Endi, teka2 wis sore cap jempol juga malah tunjangane wutuh, Lah SG semangat nyambet gawe seringe malah klalen cap jempol akhire tunjangane kepotong, pribe kue?

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

· Balas ·

1

· 30 Desember 2017 pukul 10:17

Hapus

Ari Setiawan
Ari Setiawan Taati dulu peraturaturanya jangan banyak alasan Buat mangkir kerja
Klo memang mendadak baru bisa ijin disaat itu jg klo memang ada acara buat dulu ijin atau cuti

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

· Balas · 30 Desember 2017 pukul 12:23

Hapus

Baguse Tobres
Baguse Tobres meski ada mesin detektor otomatis tetap diperlukan surat keterangan ijin yang manual sebagai data otentik

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

· Balas · 30 Desember 2017 pukul 17:34

Hapus

Bambang Gunawan
Bambang Gunawan Absensi nganggo mesin, kaya robot ya… 😀😀

SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

· Balas · 30 Desember 2017 pukul 18:09

Hapus

Iklan

Tentang dinsosnakertransbrebes

Badan Narkotika Kabupaten Brebes
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s